bharatayuda
Bharatayuda
(Empu Sedah dan Empu Panuluh)
Kakawin Bharatayuddha adalah salah satu karya sastra Jawa Kuno yang paling terkenal, ditulis oleh Empu Sedah dan Empu Panuluh pada abad ke-12. Kitab ini menceritakan perang besar antara Pandawa dan Kurawa, yang merupakan bagian dari epos Mahabharata dari India.
(Kitab Bharatayuda)
Empu Sedah, penulis awal kitab ini, hidup pada masa pemerintahan Raja Jayabaya dari Kerajaan Kediri. Ia dikenal sebagai pujangga yang cerdas dan berbakat, namun sayangnya, karyanya tidak selesai karena ia dihukum mati oleh Raja Jayabaya karena tuduhan memiliki hubungan gelap dengan permaisuri.
Empu Panuluh kemudian melanjutkan pekerjaan Empu Sedah dan menyelesaikan kitab Bharatayuddha. Ia juga menulis karya sastra lainnya, seperti Kakawin Hariwangsa dan Gatotkacasraya. Empu Panuluh dididik langsung oleh Raja Jayabaya dan mengikuti raja ke medan perang.
Kitab Bharatayuddha memiliki pengaruh besar dalam budaya Indonesia, terutama dalam seni tradisional seperti wayang kulit dan tari. Kisah perang antara Pandawa dan Kurawa telah menjadi bagian penting dari identitas budaya Indonesia.
Kakawin Bharatayuddha selesai ditulis pada tahun 1157 Masehi, dan merupakan salah satu contoh terbaik dari sastra Jawa Kuno. Kitab ini tidak hanya menceritakan perang besar, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai moral, kepemimpinan, dan persaudaraan.


Komentar
Posting Komentar